Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Monday, June 20, 2011

belajar dari kesalahan

Tidak ada orang yang suka berbuat kesalahan. Namun jika anda ingin melewati hidup dengan baik, maka tidak ada jaminan bagi anda untuk tidak melakukan kesalahan. Jika anda dapat belajar dari kesalahan dengan tepat, maka anda akan mendapatkan bahan bakar baru untuk maju kedepan.

Anda harus menyadari bahwa kesalahan adalah bagian yang penting dalam pengembangan diri. Jangan termenung terus dengan rasa bersalah dan penyesalan, pelajari bagaimana anda dapat belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut



1. Minta Maaf dengan Tulus dan Sungguh-sungguh

Jika anda telah melakukan kesalahan yang menyakiti/membahayakan orang lain, sangat penting bagi anda untuk segera meminta maaf dengan sungguh-sungguh. Pastikan bahwa itu adalah betul-betul suatu kecelakaan yang tidak akan terulang. Permintaan maaf yang baik akan mengembalikan tingkat kepercayaan orang tersebut pada anda.
Sebaliknya, jika anda tidak meminta maaf, maka kemungkinan besar orang tersebut akan menyerang anda.

Akan sangat efektif jika anda meminta maaf secara pribadi dibandingkan lewat surat atau email. Namun, begitu anda telah mendapatkan maaf, jangan sampai melakukan kesalahan yang sama lagi, karena itu adalah suatu kekonyolan dan sangat menjengkelkan. Segera perbaiki tindakan-tindakan anda.




2. JANGAN MENJADI SEORANG YANG 'PERFECTIONIST

Jika anda menjalani hidup dengan ketakutan untuk melakukan kesalahan, maka anda akan menghabiskan hidup anda dengan tidak melakukan apa-apa. Bukan masalah jika anda melakukan kesalahan, karena sekali lagi itu adalah bagian penting dari hidup agar anda terus maju. Semakin banyak tanggung jawab yang anda pikul, kemungkinan anda melakukan kesalahan pun semakin sering.

Jika anda selalu ingin merasa semuanya sempurna, selalu ingin menghindari kesalahan-kesalahan sekecil apapun, hal itu lama kelamaan akan membentengi diri anda secara psikologi dan anda menjadi tidak berani dalam mengambil resiko.




3. JANGAN MEMBUANG WAKTU DENGAN MENCARI PEMBENARAN

Kita manusia mempunyai sifat alami untuk mencari pembenaran atas kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Ketika kita melakukan kesalahan, rata-rata reaksi pertama kita adalah menyalahkan orang lain.

”Ya, saya telah menabrak mobil di depan saya, tapi itu adalah karena teman saya yang selalu mengajak saya bergosip sehingga konsentrasi saya terpecah…”

”Saya tidak dapat menyelesaikan tugas sesuai jadwal karena komputer saya mengalami gangguan …”

Perlu anda ketahui, ketika kesalahan telah dibuat, atasan anda sama sekali tidak tertarik dengan pembenaran-pembenaran yang anda buat. Kita mencari pembenaran karena ego kita yang tinggi. Kadang-kadang, hal terbaik yang perlu diucapkan, sangat sederhana : ”Ya, saya telah melakukan kesalahan.”



4. PAHAMI MENGAPA KESALAHAN TERSEBUT DAPAT TERJADI

Kesalahan-kesalahan dapat terjadi karena berbagai macam kesalahan. Untuk mencegah terjadinya kesalahan yang sama dua kali, anda harus memahami akar permasalahannya.

Sebagai contoh, anda seringkali berbicara dengan nada cepat dan marah; sering anda mengeluarkan kata-kata yang kurang baik. Anda harus mencari tahu apa yang menyebabkan anda marah pada saat itu. Mungkin anda merasa sangat lelah atau kepala anda sedang sakit. Jika anda melakukan kesalahan karena anda begitu lelahnya, cobalah untuk tidak tidur sampai larut malam. Jika anda merasa stress, carilah jalan untuk membuat anda relax.


5. HINDARI MENGULANG KESALAHAN YANG SAMA
Anda harus menghindari perasaan bersalah yang terus menerus karena telah berbuat kesalahan, namun pada saat yang sama, anda harus mencari jalan pemecahan dan melakukan tindakan perbaikan. Jika anda mengulang kesalahan yang sama, hal tersebut menunjukkan bahwa anda tidak mengalami suatu kemajuan dan menyebabkan kerugian/penderitaan yang berulang.

Seringkali kesalahan disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Untuk mencegah kesalahan yang sama berulang, anda harus menghapuskan kebiasaan buruk tersebut. Hal ini memang tidak mudah dan membutuhkan usaha ekstra untuk merubah kebiasaan. Bagaimanapun, semakin cepat anda bisa merubah kebiasaan buruk tersebut, semakin cepat anda menghindari melakukan kesalahan yang sama.


6. KESALAHAN ADALAH KESEMPATAN UNTUK BELAJAR

Dari kesalahan-kesalahan yang telah anda buat, tentu saja anda akan semakin berkembang dan bijak. Kesalahan-kesalahan, dalam hubungannya dengan keberanian mengambil resiko, merupakan sesuatu yang krusial untuk kesuksesan anda. Hal yang terpenting adalah melihat kesalahan sebagai batu loncatan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dan kehidupan yang lebih baik.




Wednesday, June 15, 2011

pikirkan

coba deh, lo renungin..
udah ngapain aja lo smp sekarang.. ?
selama lo di SMA, udah ngapain aja.. ?
udah dapet apa aja.. ?
udah jadi apa sekarang.. ?


klo lo jadi manajer, bos atau sebagainya (nanti),
lo bisa hidup tenang dan senang..
tapi klo lo nantinya malah jadi pengangguran,
atau ga bisa jadi orang (istilahnya) dan jauh dari apa yg lo cita-citakan waktu SMA,
lo pasti bakal nyesel..


lo bakal sedih klo nginget-nginget waktu SMA,
kenapa cepet banget berlalunya..
kenapa dulu lo gak begini,
kenapa dulu lo gak begitu,
kenapa sekarang udah kuliah,
kenapa masa SMA sebentar banget,
kenapa ga lamaan dikit,
kenapa dulu lo begini,
kenapa dulu lo begitu,
kenapa jadi begini,
kenapa jadi begitu,
kenapa, kenapa dan kenapa.. ?


lo bakal sedih,
lo bakal nangis,
lo bakal nyesel,
lo pingin balik lagi ke SMA,
STOP !!


jangan berpikir kaya gitu,
gak mungkin bisa,
seberapa keras-pun lo usaha,
lo sekarang udah kuliah,
ga akan mungkin bisa balik lagi ke masa SMA..
ini real, dunia nyata..
ga ada mesin waktunya Doraemon,
ga ada lorong-waktunya Pak Haji..
ga ada yg bisa nolong lo..


semua udah terlanjur,
klo lo flash back lagi,
banyak kesalahan yg uda lo lakuin..


ada diantara lo semua yg waktu SMA cuma main-main aja.. ?
ga belajar.. ? tapi lulus.. ?
cuma bercanda doank.. ?
dan sekarang udah kuliah.. ?


OK, gw ga nyalahin,
masa SMA cuma sekali,
jadi harus kita nikmatin..


tapi, seandainya waktu di sekolah,
kita belajar dengan serius..
dan waktu pulang kita baru main-main sama teman-teman yg lain,
lo dapet nilai-nilai bagus,
lo jadi banyak tahu,
lo jadi pinter,
dan lo juga dapet kesenangan sama teman-teman lo,
ga salah kan.. ?


gini loh,
lo sekarang udah jadi mahasiswa / mahasiswi,
inget ga sih masa-masa lo SMA.. ?
klo waktu itu lo lagi sedih, tertekan, kepayahan, dll,
pasti sekarang lo ketawa-ketawa ingetnya..
masa-masa suram waktu itu,
jadi indah dan menyenangkan banget kan klo diinget-inget lagi.. ?
tapi lama-kelamaan,
lo bakal sedih..


karena masa-masa indah itu telah berlalu,
walau lo bisa nemuin orang-orang yg ada dalam kenangan masa SMA lo,
belum tentu semua nya tetep sama..
bisa aja ada yg berubah,
sometimes people change, right.. ?


sekarang bukan waktunya termenung,
lo harus sigap,
coba ubah deh pola hidup lo,
ubah pola pikir lo..


mumpung masih kuliah,
lo benerin diri lo sebelum telat..
lo harus fokus,
timbulin tekat di dalam diri lo..


lulus kuliah nanti,
lo harus bisa jadi orang (istilahnya),
lo harus bisa gapai cita-cita lo,
dokter, pejabat, arsitek, dll..


dan saat dewasa nanti,
lo inget lagi masa-masa sekarang,


dengan usaha lo sendiri,
lo hubungin teman-teman lo di SMA,
lo ajak kumpul semuanya,
lo liat, gimana jadinya,


lo bisa bangga sama teman-teman lo yg juga berhasil kaya lo,
dan klo masih ada teman lo yg belum berhasil,
lo ajak dia, lo buat dia supaya bisa kaya lo,
ga usah segan buat ngasih dia pekerjaan,
ga usah segan buat ngasih beberapa duit dan tenaga lo buat dia,


dia teman lo,
salah satu bagian dari masa lalu lo,
salah satu bagian dari masa SMA lo,
salah satu bagian dari masa INDAH lo..


apa yg lo rasain saat itu,
pas lo kumpul sama teman-teman SMA lo,
pas lo uda berhasil.. ?


cuma satu pesan gw,
semua yg uda berlalu ga akan bisa kembali lagi..
memori itu jauh lebih berharga dibandingkan uang..
makanya, dengan usaha lo sendiri,
jadiin diri lo yg sekarang sebagai orang yg bener,
supaya nanti, lo punya memori yg ga bikin lo nyesel,
karena lo bakal bilang,


untung DULU gw kaya gitu.. :)


sumber

Friday, April 29, 2011

Cukup itu Seberapa

Ada cerita, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyakknya.

Mata ar itu bisa membuat si petani menjadi kayak raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan di sana.

kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang!! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbum emasnya. belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata CUKUP.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup?? Hampir semua pegawai merasa gajinya berlum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih di bawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak - anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. kapankah kita bisa berkata cukup??
Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. 

Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.
"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg, dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. 

Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia. :)


BELAJARLAH UNTUK BERKATA :
CUKUP